Published : 07 May 2022


Berdasarkan pengalaman kami bertahun-tahun menerjemahkan jurnal internasional, ada sebuah kekeliruan umum yang biasa kami temui. Banyak sekali penulis jurnal yang keliru menggunakan istilah Paradigma, Pendekatan (Approach), dan Metode Penelitian. Ketiga hal tersebut mirip dan saling berhubungan tetapi memiliki perbedaan.


  • Paradigma: Merupakan kerangka teoritis yang mempengaruhi cara bagaimana sebuah pengetahuan dipelajari dan diinterpretasikan.
    • - Paradigma Positivis Penelitian berdasarkan ilmu pengetahuan dan logika
      Paradigma Interpretivis/Konstructivis Penelitian ditujukan untuk memahami pengalaman manusia lain. Paradigma ini melihat bahwa kebenaran adalah hal yang dikonstruksikan oleh masyarakat. Sehingga, penelitian tidak berawal dengan teori, melainkan berawal dari teori yang diinterpretasikan secara induktif. - Paradigma Transformatif Paradigma ini muncul sebagai respon ketidakpuasan atas paradigm terdahulu. Paradigma penelitian ini menggunakan data campuran (mix-method) untuk mendapatkan pemahaman yang lebih luas dan komprehensif atas sebuah fenomena. - Paradigma Pragmatis Paradigma ini lebih berfokus pada masalah penelitian.
  • Pendekatan: Cara sebuah penelitian dilakukan (design)

- Kualitatif/Kuantitatif

- Applied/basic

- Deduktif/induktif


  • Metode: Strategi/alat yang digunakan oleh peneliti yang digunakan berdasarkan kebutuhan pengumpulan data, tipe data yang dikumpulkan dimana dapat mengumpulkan data dan cara menganalisis data.

- Survei

- Eksperimen

- Longitudinal

- Cross-sectional

- Case study

- Action research

- Ethnography

- Participative enquiry

- Grounded Theory



Pencarian
Ikuti Kami