Published : 09 April 2018


Selama ini banyak mahasiswa, baik sarjana S1 maupun pascasarjana S2 belum memahami dengan benar konsep dasar penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pada umumnya, banyak yang mengira bahwa penelitian kuantitatif adalah tentang angka, sedangkan penelitian kualitatif adalah tentang kata. Untuk itu kami tim Translate Jurnal berusaha merangkum 6 Perbedaan Mendasar Antara Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif :

1. Cara Memandang Fakta

Kuantitatif : Penelitian kuantitatif memandang "Fakta/Kebenaran" berada pada objek penelitian diluar sana. Peneliti harus netral dan tidak memihak. Apapun yang ditemukan di lapangan, itulah fakta. Penelitan kuantitatif berangkat dari teori menuju data.

Kualitatif : Penelitian kualitatif memandang "Fakta/Kebenaran" tergantung pada cara peneliti menginterpretasikan data. Hal ini dikarenakan ada hal-hal kompleks yang tidak bisa sekedar dijelaskan oleh angka, seperti perasaan manusia. Penelitian kuantitatif berangkat dari data yang kemudian dijelaskan oleh teori-teori yang dianggap relevan, untuk menghasilkan suatu teori yang menguatkan teori yang sudah ada.

2. Pengumpulan Data

Kuantitatif : Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan serangkaian instrumen penelitian berupa tes/kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dikonversikan menggunakan kategori/kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kualitas penelitian kuantitatif ditentukan oleh BANYAKNYA sampel penelitian yang terlibat.

Kualitatif : Penelitian kualitatif lebih berfokus pada sesuatu yang tidak bisa diukur oleh hitam putih kebenaran, sehingga pada penelitian kualitatif peneliti mengorek data sedalam-dalamnya atas 1 atau 2 hal tertentu. Sehingga, kualitas penelitian kualitatif tidak terlalu ditentukan oleh banyaknya sampel yang terlibat, tetapi SEBERAPA DALAM peneliti menggali informasi spesifik dari sampel yang dipilih.

3. Alisis Data

Kuantitatif : Analisis data penelitian kuantitatif dilakukan untuk menjawab HIPOTESIS penelitian. Data numerik yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik yang akan menghasilkan hasil mutlak; menerima hipotesis, atau menolak hipotesis. INSTRUMEN penelitian, sebagai alat untuk mengumpulkan data.

Kualitatif : Penelitian kualitatif tidak dimulai dari hipotesis, melainkan bermula dari rumusan permasalahan. Dalam hal ini, interpretasi peneliti sangat menentukan hasil akhir, karena peneliti merupakan instrument utama yang berhak "menentukan arah" penelitian.

4. Representasi Data

Kuantitatif : Hasil penelitan kuantitatif dipresentasikan dalam bentuk hasil penghitungan matematis. Hasil penghitungan dianggap sebagai fakta yang sudah terkonfirmasi. Keabsahan penelitian kuantitatif sangat ditentukan oleh validitas dan reliabilitas instrument yang digunakan.

Kualitatif : Hasil penelitian kualitatif berupa interpretasi peneliti akan sebuah fenomena, sehingga laporan penelitian akan lebih banyak mengandung deskripsi; mengapa peneliti benar, apa dan siapa saja yang mendukungnya. Keabsahan penelitian kualitatif bergantung pada "triangulasi", dimana hasil penelitian harus dikonfirmasikan dengan hasil penelitian lain sebagai referensi, juga memasukkan pandangan ahli (expert validation).

5. Implikasi Hasil Riset

Kuantitatif : Hasil penelitian kuantitatif berupa fakta/teori yang berlaku secara umum (generalized). Kapanpun dan dimanapun, fakta itu berlaku.

Kualitatif : Hasil penelitan kualitatif memiliki implikasi yang terbatas pada situasi-situasi tertentu. Sehingga, hasil penelitian kualitatif tidak bisa digeneralisasi dalam setting berbeda.

6. Macam Metode

Kuantitatif : Eksperimen, survey, korelasi, regresi, analisis jalur, expost facto.
Kualitatif : Fenomenologi, etnografi, studi kasus, historis, grounded theory.

Beberapa hal di atas adalah 6 Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Yang Harus Kamu Ketahui. Lalu dimanakah posisi Action Research dan Penelitian Pengembangan (Research and Development)? Ada perbedaan pendapat mengenai posisi dua metode ini.

Beberapa ahli menyatakan penelitian tindakan (action research) dan pengembangan (RnD) merupakan bagian penelitian kualitatif tetapi banyak juga yang menganggap dua metode tersebut memiliki kategori tersendiri di luar kuantitatif dan kualitatif. Nantikan artikel kami selanjutnya mengenai hal ini. :)



Pencarian
Ikuti Kami