Published : 24 December 2017


Memiliki jurnal atau artikel ilmiah publikasi internasional adalah kewajiban bagi para dosen untuk menambah angka kredit. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para dosen, khususnya para dosen pemula. Selain biaya publikasi yang tidak murah, proses submit sampai diterima memang memerlukan kesabaran dan proses yang tepat sejak awal. Dalam artikel kali ini kita akan membahas Cara Submit Jurnal Internasional Untuk Pemula :

1. Pastikan Anda memiliki naskah (draft) jurnal

Artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian biasanya lebih mudah masuk jurnal internasional. Pastikan artikel Anda layak baca dan layak dirujuk. Penting untuk memiliki sumber (reference) dari buku dan jurnal yang ternama.

Tulis Draft Jurnal Anda Sebaik Mungkin

2. Terjemahkan artikel Anda pada jasa translate jurnal yang professional

Translate jurnal artikel Anda pada translator handal dan sudah berpengalaman. Karena hal yang pertama kali dilihat oleh reviewer adalah bahasa. Biaya jasa translate jurnal professional memang tidak murah karena tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang walaupun seseorang tersebut sudah sangat pintar Berbahasa Inggris. Hal ini karena translator harus sudah familiar dengan istilah dan gaya penulisan akademis. Disini peran penerjemah sangat besar, karena translator bukan hanya harus menerjemahkan saja, tetapi juga harus "menulis ulang" apabila diperlukan dan harus menggunakan Bahasa Inggris yang diterima (bukan sekedar Bahasa Indonesia yang diinggriskan).

3. Carilah jurnal yang tepat untuk artikel Anda

Penting untuk mencari jurnal yang terindeks, jangan sampai tertipu oleh jurnal predator (jurnal penipu abal-abal). Beberapa mesin pencari atau indeks jurnal yang telah tervalidasi seperti Scopus, Thomson reuters, Science direct, Elsevier, dan Proquest. Untuk mencari jurnal apa yang cocok dengan artikel Anda. Anda bisa langsung mengunjungi website tersebut.

Beberapa Direktori Jurnal Internasional

Impact Factor). Semakin tinggi IF, semakin bagus nilai jurnalnya, dan semakin ketat pula seleksinya. Cobalah untuk submit ke jurnal yang memiliki IF tinggi. Apabila ditolak, maka carilah jurnal dengan IF yang lebih rendah dan begitu seterusnya.

4. Download beberapa contoh dari jurnal yang akan Anda masuki

Buatlah format artikel Anda sesuai dengan format yang sudah berlaku pada sebuah jurnal internasional. Perhatikan format pebulisan, table, gambar, grafik, dan lain sebagainya. Semakin baik format penulisan jurnal Anda, maka semakin besar pula peluang jurnal Anda diterbitkan.

5. Submit jurnal Anda

Kebanyakan jurnal yang bereputasi baik telah memiliki sistem submit yang terintegrasi dengan websitenya. Akan tetapi masih ada beberapa jurnal yang menerapkan sistem submit via email. Semuanya aman asalkan jurnal Anda telah terindeks. Dalam waktu 2-3 bulan Anda akan mendapatkan notifikasi. Apabila artikel Anda diterima, maka Anda akan diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai proses review, pembayaran hingga penerbitan. Apabila artikel Anda ditolak, Anda bisa memilih jurnal lain dengan IF yang lebih rendah dan mengikuti prosedur yang sama.

6. Menunggu proses review

Apabila diterima, maka artikel Anda akan direview oleh reviewer. Reviewer akan menilai bahasa, konten, sitasi, referensi, dan lain-lain. Proses review memang lama dan mengharuskan penulis untuk sabar karena bisa berlangsung 3-8 bulan. Apabila ada jurnal yang menjanjikan proses review kurang dari 2 bulan, harus diwaspadai karena kemungkinan jurnal predator.

Menunggu Proses Review Jurnal

7. Revisi

Reviewer akan memberikan masukan apa saja yang harus direvisi. Hampir 90% revisi yang diterima penulis pemula adalah mengenai kebahasaan "It is suggested that you consult your language to an expert". Disinilah mengapa penting dari awal untuk menerjemahkan pada jasa translate jurnal yang professional. Mungkin pada awalnya para pemula berpikir untuk mencari jasa terjemah jurnal yang murah, tetapi pada akhirnya mereka harus mengeluarkan uang 2 kali lipat untuk revisi. Biasanya Anda akan diberi deadline revisi 2-5 minggu.

8. Pembayaran

Publikasi internasional memang menguras dompet, karena harga publikasi yang fantastis berkisar antara USD 30 sampai USD 5,000. Untuk jurnal open access yang bisa didownload oleh siapa saja, biaya publikasi akan lebih mahal (karena artikel Anda akan banyak dirujuk orang lain). Atau Anda bisa memilih yang murah atau bahkan gratisan, tetapi orang lain harus membayar saat akan membaca dan merujuk artikel Anda. Setelah Anda membayar, maka artikel Anda akan terbit di volume berikutnya.

Saat belum memulai memang terlihat sulit, tetapi kesulitan tidak akan menjadi mudah kalau tidak dimulai dikerjakan. Semoga artikel Cara Submit Jurnal Internasional Untuk Pemula ini bermanfaat dan memberi motivasi untuk Anda. Keep writing ya guys!



Pencarian
Ikuti Kami